Imigrasi Sibolga Tak Bisa Tolak Warga Urus Paspor ke China

oleh

Sibolga : Meski virus corona masih mewabah di Provinsi Wuhan, China, namun Kantor Imigrasi kelas II Sibolga, tidak bisa menolak jika ada warga yang mengajukan permohonan pembuatan paspor tujuan negara Tirai Bambu itu.

“Kalau permohonan paspor tetap kita terima, tetapi keperluan mereka tidak ada yang mengurus ke China, biasa mereka untuk wisata ke Singapura, Malaysia,” kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, sekaligus Pelaksana harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Sibolga, Anton Purnomo Hadi.

Hingga saat ini, kata Anton, belum ada regulasi untuk menghambat keinginan WNI (warga negara Indonesia) bepergian ke China.

Hanya saja, untuk sementara waktu Pemerintah meniadakan penerbangan ke negara tersebut.

“Sebetulnya, untuk regulasi secara langsung tidak ada. Tapi Pemerintah sudah menghapuskan sementara untuk penerbangan, baik yang langsung ke China, maupun dari China yang menuju Indonesia,” bebernya.

Sejak munculnya isu virus corona yang telah menelan banyak korban jiwa, belum ada permohonan pembuatan paspor ke negara asal virus tersebut melalui kantor Imigrasi Sibolga.

Umumnya, warga mengajukan permohonan untuk kebutuhan ibadah serta berobat ke negara Malaysia dan Arab Saudi.

“Pemohon tujuan ke China hampir tidak ada, kebanyakan yang mengurus paspor rata-rata untuk keperluan ibadah umroh atau haji, dan untuk kebutuhan berobat ke Malaysia,” ungkapnya.

Terkait pemberitaan mengenai kedatangan warga Sibolga dari Beijing, secara khusus Imigrasi Sibolga belum menerima laporannya.

“Kami belum menerima secara detail apakah ada WNI tersebut, yang paspornya diterbitkan dari Imigrasi Sibolga. Belum ada informasi,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *